Permainan Yang Dapat Mengasah Otak Anak

Otak adalah satu satu organ manusia yang sangat penting, di otak proses mengatur cara anda bergerak, melihat, berbicara, berfikir, mengingat, hingga mengontrol emosi. Dalam otak tumbuh sekitar 100 juta sel saraf. Setiap manusia sudah dibekali oleh akal dan pikiran. Namun bagaimana caranya mengasah kepintaran pada anak anda? Tidak sedikit anak, yang tidak mengerti akan kepintaran itu seperti apa. Anak hanya dapat bermain, melakukan hal-hal yang dicontoh oleh kedua orang tuanya.

Rasa keingin-tahuan anak lebih tinggi dibanding orang dewasa, karena durasi mereka tumbuh kembang didunia terbilang baru, bahkan rata-rata seorang anak tidak memiliki beban. Zaman sekarang anak-anak SD sudah memainkan gadget. Semua itu normal saja, hanya saja harus dengan campur tangan kedua orang tua. Permainan ular tangga, monopli hingga petak umpet pun sekarang semakin jarang digunakan dan perlahan menghilang. Saat masa SMP, SMA atau mungkin anda menginjak masa kuliah, akan selalu menemukan guru yang menyuruh untuk membaca buku walau hanya 10 menit dalam sehari.

Untuk anda yang tidak suka membaca buku, tentu hal itu memalaskan. Lebih baik, berleha-leha, tiduran sambil memainkan HP, membuka aplikasi-aplikasi seperti BBM, Line, atau mungkin download game. Zaman sudah semakin maju, sinetron percintaan yang semakin marak, berbagai game online PC hingga android juga semakin banyak. Dan lupakan tentang hal modern, sekarang bagaimana caranya mengkombinasikan hal modern dan tradisional dengan tujuan meningkatkan kecerdasan anak anda. Berikut ini permainan yang sudah tersedia dalam bentuk aplikasinya dan dapat mengasah otak anak.

1. Rubik

1

Rubik’s Cube atau Kubus Rubik adalah permainan yang sangat terkenal ditemukan pada tahun 1974 oleh seorang Profesor Arsitektur bernama Ern. Rubik yang berasal dari Hungaria. Terbayang oleh anda, didunia ini terjual 200 juta rubik yang habis terjual. Rubik terdiri dari 27 bagian kotak kecil berbeda-beda warna yang berputar pada poros yang terlihat. Permainan ini menggunakan rumus matematika, hingga seseorang yang memainkan permainan ini dapat melatih daya ingat, kecerdasan juga kesabarannya. Semakin seiring zaman bentuk rubikpun berbeda-beda. Dulu yang hanya berukuran 3×3 sekarang tersedia ukuran 6×2.

2. Puzzle

2

Permainan ini terkena di kalangan anak-anak. Permainan dengan menyusun kepingan-kepingan puzzle yan berantakan. Diatur satu per satu, baik pinggir, tengah, hingga cocok dan menyatu. Permainan ini mengajak anak untuk berlatih dalam meningkatkan kretaifitas, daya ingat, dan kesabaran.

3. Catur

3

Catur adalah sebuah olahraga mengasah otak. Siapa yang tidak kenal dengan permainan ini? Catur dikenal dari berbagai kalangan dan segala jenis umur. Sekarang sudah ada permainan catur di komputer dan di HP, semua orang dapat menikmati permainan ini dimanapun dy berada tanpa mencari lawan bermain. Catur sangat baik untuk meningkatkan daya ingat seseorang. Dari segi cara memenangkannya pun tidak sembarang, pemain memasang strategi, belajar dari teori yang sangat kompleks. Dengan beraneka ragam langkah awal, menyusun strategi hingga akhirnya bisa skak mat dan menang. Tanpa disadari, cara itu mengembangkan logika. Dengan melindungi hingga menyerang, pemain mengembangkan daya imajinasi dan kreatifitasnya, banyak kombinasi yang pemain ciptakan untuk menjadi deffence dan attacker. Dengan sudut pandang masing-masing pemain catur dapat memprediksi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi di langkah selanjutnya.

4. Halma

4

Permainan Halma adalah permainan yang menggunakan taktik dan strategi seperti catur dan dapat melibatkan 2, 3 atau 4 pemain. Permainan ini berbentuk geometri, tersedia home bagi pemain. Permainan ini sangat menarik minat bagi seseorang yang ingin mengasah kemampuan otak, dalam strategi, taktik bermain. Bagi anda yang sering bermain ini, secara tidak langsung anda belajar mengambil keputusan yang tepat dan cepat dalam menghadapi suatu masalah.

5. Scrabble

5

Permainan ini mengajak anak menyusun kosa kata. Dalam menyusun kosa kata, anak-anak akan berlatih memperluas pembedaharaan kata, mengelolah atau menyusun huruf sehingga memiliki kata yang bermakna, belajar menyusun strategi, mengembangkan kemampuan kognitif, daga ingat serta konsentrasi.