Nyadak Thot, Manusia Barbie Berkulit Hitam

Menjadi cantik adalah dambaan setiap wanita. Banyak wanita yang rela menggeluarkan kocek yang besar hanya untuk terlihat cantik dan menarik. Saat ini definisi cantik bukan lah memiliki kepribadian yang baik, ataupun hati yang tulus. Namun, defenisi menjadi cantik saat ini adalah memiliki kulit mulus, putih dan bertubuh ramping. Jadi tak heran bila saat ini banyak yang beramai-ramai ingin memiliki kulit mulus nan putih bercahaya. Kamu gimana guys? ingin putih nan bercahaya juga?

a

Tidak hanya memiliki kulit mulus dan putih bercahaya saja yang menajdi tren saat ini. Menjadi manusia yang mirip dengan boneka adalah hal yang sedang viral di sosial media. Menjadi seperti boneka dan lebih tepat nya mirip seperti boneka barbie adalah impian setip gadis. Bagaimana tidak, boneka barbie memiliki tubuh yang sangat sempurna. Memiliki hidung mancung, bokong yang indah, kulit yang putih serta tubuh yang sangat ramping. Sehingga membuat wanita berlomba-lomba mengubah tubuh mereka agar terlihat cantik seperti boneka barbie. Namun, siapa kah pencipta boneka barbie tersebut? mengapa dia membuat sebuah boneka waita dengan begitu sempurna?

Sejarah Boneka Barbie

Boneka Barbie pertama kali diperkenalkan pada tahun 1959 dan telah menghibur anak-anak di seluruh dunia selama puluhan tahun. Lebih dari 1 miliar boneka Barbie telah terjual sejak pertama kali diluncurkan. Gagasan tentang boneka dengan pakaian modis muncul dari Ruth Handler, salah satu pendiri Mattel Toys. Ruth Handler, istri Elliot Handler, sering mengamati putri kecilnya bermain dengan boneka kertas dua dimensi.

Sampai sekitar tahun 1950-an, boneka yang tersedia di toko-toko merupakan boneka replika bayi. Kondisi ini memicu ide Ruth untuk memproduksi boneka yang tidak hanya berbentuk bayi, melainkan berbentuk figur remaja dengan pakaian modis. Ruth merencakan bonekanya berbentuk tiga dimensi dengan bentuk tubuh remaja, bukan bayi.

Ketika Ruth membawa ide ini ke suaminya dan direksi Mattel, tanggapan mereka tidak sesuai dengan keinginan Ruth. Mereka berpendapat memproduksi boneka membutuhkan biaya besar dengan prospek jangka panjang yang tidak terlalu baik. Namun Ruth tidak surut dan tetap teguh dengan idenya. Tekad Ruth semakin kuat saat dia mengunjungi Swiss pada pertengahan tahun 1950-an.

Barbie

Di sana, Ruth melihat sebuah boneka Jerman bernama Lilli, yang berbentuk gadis cantik dan terbuat dari plastik keras dengan sepatu indah dan anting-anting serta rambut yang diikat ekor kuda. Lilli dirancang berdasarkan karakter kartun terkenal Jerman, Bild dan tersedia dalam ukuran tinggi 11 ½ inci dan 7 inci. Setelah melihat Lilli, konsep Barbie menjadi semakin jelas dalam pikiran Ruth. Dia lantas kembali ke Amerika dan terus membujuk dan meyakinkan suaminya dan direksi Mattel untuk mewujudkan idenya.

Berkat kesabaran dan keteguhan Ruth, Barbie akhirnya mulai dirancang oleh teknisi dan insinyur di Mattel. Rancangan Barbie berbentuk seorang gadis muda cantik dengan kaki panjang dan memiliki tinggi 11,5 inci. Ruth menyewa perancang busana Charlotte Johnson untuk membuat berbagai busana Barbie. Pada tahun 1958, Barbie memperoleh paten dan setelah itu popularitasnya tak terbendung lagi.

Nama Barbie diambil dari putri Ruth yang bernama Barbara. Boneka ini pertama kali diluncurkan pada tanggal 9 Maret 1959 di American Toy Fair di New York City. Saat diluncrkan, Barbie mengenakan kostum baju renang bergaris seperti zebra yang dijahit tangan oleh pekerja rumahan Jepang. Saat di pameran, Barbie menghadapi skeptisisme dari para pembuat mainan yang baru pertama kali melihat boneka dengan ukuran begitu kecil dan berbeda dengan boneka lain yang telah ada di pasaran.

Barbie telah mengalami berbagai modifikasi semenjak peluncuran pertamanya. Meskipun Barbie pertama dirancang untuk menjadi model fashion, Barbie telah menjalani lebih dari 80 peran seperti dokter, astronot, hingga pemadam kebakaran. Pada tahun 1961, boneka Ken yang merupakan pacar Barbie diperkenalkan. Selain Ken, beberapa teman Barbie juga mulai diproduksi. Diantaranya: Midge, Allan(teman Ken), Skipper dan Christie, teman Barbie beretnis Afrika-Amerika, Adik Barbie bernama Kelly dan Share a Smile Becky, seorang teman penyandang cacat yang duduk di kursi roda.

Boneka barbie yang awal nya diciptakan hanya untuk mainan anak kecil namun tak disangka saat ini menjadi inspirasi bagi wanita yang ingin terlihat cantik sempura seperti boneka. Namun, tak selamanya yang ingin terlihat seperti boneka barbie harus menjalani operasi plastik untuk memiliki wajah yang cantik serta kulit yang putih.

Karena sang pencipta barbie tidak hanya menciptakan boneka barbie hanya satu macam saja, melainkan banyak bentuk dan berbeda warna kulit nya seperti boneka barbie beretnis Afrika-Amerika yang memiliki kulit gelap. Dan, boneka barbie yang berkulit gelap tersebut ada dan hidup di dunia nyata ini. Adakah barbie berkulit gelap yang hidup di dunia nyata? Siapa kah dia? apakah dia operasi agar terlihat seperti barbie? Nah, kamu penasaran bukan? Yuk, baca hingga selesai agar tidak penasaran.

1

“Nyadak Thot” si “Black Barbie”

Sekilas memandang sosok Nyadak ‘Duckie’ Thot, mungkin kamu bakal mengira dia adalah boneka Barbie berkulit hitam. Memang itulah julukan para fans Duckie kepadanya. Duckie merupakan salah satu model Instagram paling sukses saat ini. Dengan kulit legam mulus, rambut panjang terurai, dan wajah bak boneka, Duckie menawan hati penguna Instagram dari seluruh dunia. Saat ini, model berdarah Sudan yang berasal dari Australia itu berhasil mengumpulkan 300 ribu pengikut di Instagram dan 13 ribu di Twitter.

Duckie yang saat ini berusia 21 tahun dulunya sempat menjadi kontestan Australia’s Next Top Model pada tahun 2013. Saat itu usianya masih 17 tahun dan dia memiliki rasa percaya diri yang begitu rendah. Walaupun begitu, penampilannya di acara itu justru mendatangkan pengalaman pahit baginya. Duckie kerap dicela dan dihina netizen karena kulitnya yang hitam pekat dan rambut keriting khas Afrika miliknya.

3

Perlakuaan tak menyenangkan yang bertubi-tubi itu membuat Duckie memutuskan untuk menghilang selama dua tahun. Namun kini dia kembali sebagai seorang wanita yang jauh lebih percaya diri dan menginspirasi. Menyusul kesuksesan sebagai selebgram, Duckie memutuskan pindah ke New York untuk mengejar karir sebagai model profesional.

“Saya sudah terbentuk oleh semua orang dari segala sudut,” katanya dalam wawancara dengan Teen Vogue pada tahun 2016. “Anda akan selalu menemukan orang yang mengatakan hal negatif tentang Anda. Tetapi apa yang orang pikirkan tentang Anda tidak mendefinisikan Anda,” tuturnya.

Wah, dia sangat cantik dan terlihat begitu alami ya guys. Ada nya si ‘Duckie’ Black Barbie menjadi tamparan bagi wanita bahwa menjadi cantik tak harus memiliki kulit mulus dan putih bercahaya. Karena cantik sesungguh nya ialah yang mampu menjadi diri sendiri dan alami tanpa mengubah-ubah bentuk tubuh. Terimakasih and see you again guys.