Mayat Bisa Tersenyum Karena Bunga, Percaya Nggak?

Masih ingat sequel film Batman, dimana pemeran antagonisnya yaitu Joker mempunyai senjata berupa gas yang mampu membuat korbannya mati dengan wajah tersenyum lebar? Mungkin sang sutradara terinspirasi dengan kisah dalam buku Homerus. Membicarakan tentang mayat, mayat biasanya membuat kita merinding. Tetapi jika mayatnya tersenyum, apakah itu mengerikan? Penemuan mayat kuno di kepulauan Sardinia yang dimana sebagian besar mayat-mayat tersebut terlihat seperti sedang tersenyum aneh masih menjadi sebuah tanda tanya hingga saat ini. Tetapi National Geographic melaporkan bahwa setelah 2800 tahun, para peneliti akhirnya dapat menguak misteri dari maya tersenyum tersebut. Apa rahasianya?

3

Ritual Membunuh

Pada abad ke-8 Sebelum Masehi, Homer, seorang Pujangga terkenal, menggunakan istilah “Sardonic grin” atau “Senyuman Sardonic” di beberapa karyanya. Istilah ini merujuk pada ritual pembunuhan yang dilakukan di Kepulauan Sardinia beribu-ribu tahun yang lalu dimana korbannya meninggal dengan memperlihatkan senyuman di wajah mereka. Menurut penelitian baru-baru ini, di pulau tersebut pada masa lampau, orang-orang tua yang tidak dapat lagi melakukan apa-apa akan dipaksa menelas sebuah ramuan sardonic sebelum mereka dibunuh dengan membuangnya ke jurang atau dihajar sampai mati. Pelaku kriminal juga dieksekusi dengan cara yang sama. Apakah sebenarnya Ramuan Sardonic itu?

Tanaman Sardonic

2

Giovanni Appendino, seorang Ahli Kimia Organik dari Universitas degli Studi del Piemonte Orientale, Italia, menemukan sejenis tanaman yang memproduksi racun khusus. Racun ini, ketika dikonsumsi, akan membuat wajah dari orang yang telah meninggal seperti sedang tersenyum. Tanaman ini dinamakan Hemlock.

Tanaman yang berwarna putih ini diindikasi sebagai tanaman Sardonic. Walaupun tanaman tersebut memiliki rasa yang enak dan manis, menurut penelitian, beberapa jenisnya sangat beracun. Daunnya dapat dikonsumsi dengan aman oleh hewan, tetapi batangnya adalah bagian yang paling beracun.

Givanni Appendino menjelaskan bahwa tanaman ini mengandung kadar racun yang sangat tinggi. Gejala-gejala umum yang disebabkan oleh racun ini sama seperti yang telah dijelaskan pada beberapa naskah kuno. Jadi sekarang kita telah mengetahui mengapa mayat-mayat tersebut tersenyum. Cerita senyuman sardonic dari Homer menjadi sangat populer dan menginspirasi beberapa orang untuk menulis buku mengenai fenomena ini. Contoh yang paling terkenal adalah seri komik Batman. Di dalam komik ini, Joker menggunakan sebuah racun yang dapat membuat korbannya tidak sadar dengan menunjukkan senyuman iblis pada wajah korbannya tersebut.

Tanaman ini masuk dalam genus oenanthea, kata ‘oenanthea’ berasar dari bahasa Yunani ‘oinos’ dan ‘anthos’  dan menyerupai seledri dengan akar yang berbentuk seperti wortel berwarna putih. Kata Oenanthe sendiri berasal dari bahasa Yunani oinos yang artinya wine (anggur) dan anthos (flower/bunga), karena hemlock water dropwort ini memang merupakan tanaman berbunga yang menghasilkan aroma manis seperti anggur. Tanaman jenis ini banyak tumbuh di daerah yang lembab, di daerah berair atau rawa-rawa ditemukan di beberapa bagian di Italia. Daun dari tanaman ini bisa dimanfaatkan sebagai pakan ternak, namun bagian batang terutama bagian akar yang banyak mengandung karbohidrat, bisa berakibat fatal jika dikonsumsi, karena sangat beracun.

Selain tanaman hemlock water-dropwort, ada juga tanaman lain yaitu hairy buttercup (aka the Sardinian buttercup). Tapi, tanaman ini tidak tumbuh di tempat-tempat lembab sebagaimana yang disebutkan dalam sejumlah teks kuno dan juga tidak mengandung toxin yang kuat, jelas Appendino. Dia menambahkan Sardinia adalah satu-satunya tempat di seluruh Mediterranean yang ditumbuhi tanaman jenis hemlock water-dropwort.

Menurut seorang kerabat korban yang mati, tanaman hemlock water-dropwort sangat berbahaya disebabkan aroma dan rasanya yang sangat manis. Ini merupakan kasus kedua tanaman beracun yang dapat merangsang indera kita. Menurut Appendino, tanaman ini sangat berguna untuk kosmetik sebab ia bisa merelaksasi otot dan menghilangkan keriput-keriput di wajah.

Sardonic grin dalam Cerita Populer

 

4

Rupa-rupanya tulisan pujangga besar Homer banyak menginspirasi penulis-penulis bahkan sineas-sineas modern. Beberapa karya yang terkenal antara lain The Sign of the Four karya Arthur Conan Doyle yang menceritakan bagaimana Sherlock Holmes mengungkap kematian yang memiliki gejala sardonic grin. Kemudian dalam film sequel Batman juga diceritakan bagaimana Joker menggunakan toxin yang mampu membius korban-korbannya hingga mati dalam keadaan tersenyum. Cerita senyuman sardonic dari Homer menjadi sangat populer dan di dalam komik ini, Joker menggunakan sebuah racun yang dapat membuat korbannya tidak sadar dengan menunjukkan senyuman iblis pada wajah korbannya tersebut.

Itulah sedikit informasi mengenai mayat yang tersenyum. Jika kalian menemukan mayat yang sedang tersenyum, mungkin saja mayat tersebut telah mengkonsumsi tanaman sardonic tersebut sebelum meninggal.