Capoeira Beladiri Perpaduan Tari, Musik Dan Pertarungan

Olahraga beladiri adalah olahraga yang terbilang cukup ekstrim, olahraga beladiri saat ini menjadi salah satu olahraga yang sangat favorit. Tidak hanya dikalangan pria saja, saat ini olahraga yang kerap menggunakan kekuatan fisik untuk bertarung dengan lawan nya ini juga disukai banyak kaum hawa (wanita) ataupun anak-anak. Dan setiap negara di dunia tidak sedikit yang memiliki olahraga beladiri yang khas dari negara nya, salah satu nya Capoeira.

Apa itu Capoeira?

kk

Capoeira adalah sebuah olahraga bela diri yang dikembangkan oleh para budak Afrika yang dibawa oleh orang-orang Portugis ke Brazil untuk bekerja di perkebunan-perkebunan besar di Brasil pada sekitar tahun 1500-an. Pada zaman dahulu mereka melalukan latihan dengan diiringi oleh alat-alat musik tradisional, seperti berimbau (sebuah lengkungan kayu dengan tali senar yang dipukul dengan sebuah kayu kecil untuk menggetarkannya) dan atabaque (gendang besar), dan ini juga lebih mudah bagi mereka untuk menyembunyikan latihan mereka dalam berbagai macam aktivitas seperti kesenangan dalam pesta yang dilakukan oleh para budak di tempat tinggal mereka yang bernama senzala. Ketika seorang budak melarikan diri ia akan dikejar oleh “pemburu” profesional bersenjata yang bernama capitães-do-mato (kapten hutan).

Capoeira sendiri adalah nama tanaman semak belukar di sekitar mereka dan Angola adalah nama negara yang diyakini sebagai asal kelompok budak pertama yang datang ke Brasil. Hingga kini Capoeira terbagi kedalam dua aliran besar, Capoeira de Angola dan Capoeira Regional. Masing-masing memiliki karakteristik sendiri.

Pada tahun 1890 Capoeira dilarang oleh pemerintah. Hingga akhirnya pada tahun 1928 Manoel dos Reis Machado (Master Bimba) memperkenalkan EoLuta Regional Baiana. Sebuah campuran antara Capoeira de Angola dengan Batuque (Capoeira jalanan). Belakangan aliran ini terus berkembang dan dikenal dengan Capoeira Regional. Kini Capoeira tak lagi dikenal sekedar sebagai sistem bela diri. Capoeira kemudian diakui sebagai aset nasional berupa tarian, olahraga, permainan sekaligus sebuah ekspresi seni akan kemerdekaan.

Capoeira tidak hanya hidup dan berkembang di Brasil ataupun Afrika saja, kini beladiri sekaligus permainan berupa tarian ini juga telah banyak dipelajari oleh orang-orang dari Portugal sampai ke Norwegia, dari Amerika Serikat sampai ke Australia, dari Indonesia sampai ke Jepang.

bb

Saat ini Capoeira sudah mulai banyak dikenal orang Indonesia,  disamping kelompok yang ada di Yogyakarta, juga terdapat beberapa kelompok di Jakarta, Medan dan kota Indonesia yang lainnya. Banyak pemain yang berminat mempelajari Capoeira karena lingkungannya yang santai dan gembira, tidak sama dengan disiplin keras yang biasanya terdapat dalam sistem bela diri dari Timur. Seperti yang pernah dikatakan oleh seorang penulis besar dari Brazil Jorge Amado, “ini adalah pertarungan yang paling indah di seluruh dunia, karena ini juga sebuah tarian.

Dalam roda para pemain Capoeira mengetes diri mereka, lewat permainan pertandingan, di tengah lingkaran yang dibuat oleh para pemain musik dengan alat-alat musik Afrika dan menyanyikan bermacam-macam lagu, dan pemain lainnya bertepuk tangan dan menyanyikan bagian refrein. Gaya bermain musik mempunyai perbedaan ritme untuk bermacam-macam permainan capoeira, ada yang perlahan dan ada juga yang cepat. Berikut ini adalah sebuah cuplikan video permainan beladiri Capoeira.

Saat tampil, Capoeira menggunakan alat musik untuk mengiringi gerakan dari para pemainnya. Dan tentu jelas, Capoeira sangat berbeda dengan beladiri pada umum nya dimana cuma beladiri yang satu ini yang diiringi dengan alat-alat musik. Tapi yang nama nya seni beladiri akan ditampilkan seindah mungkin walaupun dengan menggunakan alat musik sebagai pengiringnya.

jj

Alat musik Capoeira

1. Berimbau

C1

Berimbau adalah alat musik perkusi yang berasal dari Afrika. Ini adalah alat musik paling utama di Capoeira dan yang menandakan permainan Capoeira angola atau regional.

2. Pandeiro

C2

Drum tangan dari Brazil, terbuat dari kulit dan dibingkai dengan kayu yang memiliki gemerincing dari metal di sekitarnya. Pemain pandeiro yang sudah professional memainkan pandeiro dengan memukulnya ke beberapa bagian tubuh seperti telapak tangan, jari-jari, dan pinggul.

3. Atabaque

C3

Alat musik kedua terpenting setelah berimbau. Digunakan untuk membuat ketukan dan langkah di permainan Capoeira. Atabaque adalah alat musik tinggi yang terbuat daari kayu Jacaranda dan atasnya terbuat dari kulit sapi.

4. Agogo

C4

Agogo artinya gong atau bell. Agogo dianggap sebagai simbol kekuatan di seluruh Afrika Tengah dan Nigeria. Selain di Capoeira, agogo juga digunakan di samba. Di Capoeira agogo yang sering digunakan adalah yang terbuat dari dua bel berbentuk “u”. Bel agogo terdiri dari ukuran yang berbeda untuk variasi suara.

5. Reco-reco

C5

merupakan alat musik perkusi Afro-Brazilian. Secara tradisional, terbuat dari bamboo atau kayu. Badannya bentuk silinder dan memiliki beberapa cekukan di sepanjang salah satu permukaannya. Reco-reco dimainkan dengan cara menggesekan tongkat kayu ke bagian yang ada cekukan.

Itulah beberapa alat musik yang mengiringi langkah/gerak para pemainnya. Dalam hal gerakan, Capoeira sama seperti beladiri lainnya. Capoeira juga memiliki beberapa gerakan yang khas, banyak gerakan-gerakan Capoeira yang menggunakan kaki. Capoeira mencakup banyak jungkir balik, berputar dan menendang, semua yang dilakukan sebagai urutan tari. Berikut beberapa gerakan utama dalam beladiri Capoeira.

 

cc

Beberapa gerakan dalam Capoeira:

1. Ginga
2. Handstand
3. Backflip
4. Headspin
5. Handstand Whirling

Dan itulah sedikit penjelasan tentang olahraga beladiri Capoeira yang saat ini banyak diminati masyarakat dunia dan masyarakat Indonesia. Buat anda yang gemar beladiri atau sedang ingin mencari kesibukan yang positif, anda bisa mencoba bergabung dengan olahraga yang satu ini..