Search for content, post, videos

Festival Unik Dan Aneh Dari Jepang

Siapa yang tidak kenal dengan negara Jepang? Jepang adalah salah satu negara di Asia yang memiliki beragam festival yang tidak hanya menarik tapi juga sangat unik dan tidak biasa. Keunikan itulah yang membuat banyak orang tertarik untuk datang dan melihatnya secara langsung. Ada 5 festival unik di Jepang yang bisa membuat kamu tertawa terbahak-bahak jika melihatnya. Tidak percaya? Simak saja selengkapnya di bawah ini.

Naked festival atau festival telanjang adalah salah satunya. Hadaka Matsuri atau Naked Festival atau Festival Telanjang. Jangan bayangkan telanjang yang benar-benar tidak memakai apa-apa. Orang-orang yang merayakan restival ini masih menggunakan cawat yang disebut fundoshi dan terkadang ada yang memakai mantel pendek. Festival ini diadakan di seluruh Jepang setiap tahun pada musim panas atau dingin. Festival ini dilakukan dengan harapan mendapatkan keberuntungan sepanjang tahun. Berikut ini festival unik yang bisa kamu temui di Jepang.

1. Naki sumo matsuri

maxresdefault

Jika di Indonesia terutama masyarakat Jawa mendoakan bayi dengan upacara adat yang biasa disebut dengan sepasaran, namun berbeda dengan yang ada di Jepang. Para penduduk negeri sakura tersebut punya cara lain untuk mendoakan bayi dan anak mereka, yaitu melalui sebuah festival yang disebut dengan Naki sumo. Yaitu sebuah festival atau tradisi unik dimana para pegulat Sumo akan menggendong bayi ditangan mereka dan memandangi bayi tersebut hingga menangis, nah ketika bayi menangis sang ibu dari bayi tersebut akan berdoa untuk kesehatan dan kemakmuran bayi mereka.

Tidak hanya itu, bahkan bayi yang menangis dengan suara paling keras dan lantang akan mendapat hadiah dari pihak penyelanggara festival ini. Aneh bin unik ya genk ? Ya meskipun terdengar sedikit aneh, namun festival yang telah berusia 400 tahun lebih ini selalu berhasil menarik perhatian pengunjung, bahkan setiap tahun lebih dari 100 bayi berparstisipasi dalam festival Naki sumo ini.

2. Takayama matsuri

2

Yang pertama ada Takayama matsuri, sebuah festival meriah di Jepang yang sudah dimulai sejak abad ke-16 sampai 17 di kota Takayama, Jepang. Meskipun cikal bakal dan asal usul festival ini tidak diketahui secara pasti, namun penduduk lokal disana meyakini bahwa Takayama matsuri ini sudah dimulai pada masa pemerintahan keluarga Kanamori. Selama penyelenggaraan festival ini kota Takayama yang awalnya tenang akan berubah menjadi sebuah kota meriah yang dipenuhi oleh hingar bingar wisatawan yang penasaran dengan salah satu festival terindah di Jepang ini.

Sepanjang jalan – jalan di kota Takayama juga akan dihiasi dengan bermacam – macam ornamen khas jepang, seperti hiasan bendera, lentera dan masih banyak lagi. Dan di puncak acara dari festival ini, kamu akan disuguhkan dengan pesta karnaval dan parade boneka kuno dimana pawai indah tersebut akan dihiasi dengan ukir-ukiran, boneka, vernis, dan tirai bambu. Selain karnaval dan pawai boneka tersebut, Takayama matsuri juga mempunyai sebuah parade populer yang selalu tunggu – tunggu oleh wisatawan yang hadir, yaitu parade Tokeiraku.

Dalam parade ini akan menampilkan orang yang memakai topi yang dihiasi dengan bulu burung, kemudian diikuti oleh peluncuran 100 lampion cantik dan menghasilkan pemandangan yang sangat indah di langit kota Takayama. Nah buat kamu yang tertarik dengan festival ini, kamu bisa mengunjungi kota Takayama pada musim semi (14-15 April) dan musim gugur (9-10 Oktober), disana kamu akan disuguhkan dengan sebuah parade akbar yang dipentaskan 1000 orang lebih yang akan membuat kamu seolah-olah kembali ke abad ke-15.

3. Hetomato Festival

3

Sayang Januari sudah lewat, padahal di bulan ini kita bisa ke Jepang untuk menikmati salah satu festival uniknya yang bernama Hetomato. Ya, festival ini diadakan pada minggu ketiga bulan Januari di kota Goto, Fukue. Acara ini adalah festivalnya para nelayan kota itu, di mana tujuannya adalah pengharapan agar mereka bisa mendapatkan tangkapan yang bagus sepanjang tahun.

Festival ini dirangkai dalam banyak acara. Ada sumo yang dilakukan para pemuda dan orang tua, lalu dilanjutkan dengan acara saling memukul menggunakan kayu kecil yang dilakukan oleh para wanitanya, lalu dilanjutkan lagi dengan menandu seorang gadis di atas sebuah sandal besar. Uniknya dalam sesi ketiga itu, para pemuda harus saling mengotori dirinya dengan semacam arang. Sangat unik dan sepertinya cuma ada di Jepang.

4. Kanamara matsuri

4

Kanamara matsuri mungkin bisa dibilang sebagai salah satu festival paling unik di dunia, bagaimana tidak sejauh mata memandang kamu akan dihadapkan dengan patung hingga hiasan yang berbentuk alat kelamin pria (p3nis). Yaps festival yang rutin diadakan pada awal bulan April oleh masyarakat di daerah Kawasaki, Jepang ini memang menggunakan altar berbentuk alat kelamin pria (p3nis) dengan ukuran raksasa berwarna pink sebagai point of interest bagi wisatawan yang menghadiri festival Kanamara tersebut. Tidak hanya itu ada juga berbagai pernak-pernik berbentuk p3nis, seperti topi, boneka, hingga kostum berbentuk alat kelamin pria.

Bahkan berbagai camilan juga dibentuk semirip mungkin dengan p3nis, seperti pisang coklat, permen lollipop dan sebagainya berbentuk sama dengan alat kelamin pria, dan yang lebih gokil lagi genk nggak sedikit wanita Jepang yang mencicipi camilan tersebut (duh. .ngilu euy). Tapi jangan negatif thinking dulu genk, meskipun festival ini terlihat agak horny – horny kimochi gitu tapi tujuannya justru baik, penyelenggaraan festival Shinto kuno ini dimaksudkan sebagai tradisi untuk memperingati kesuburan, pernikahan, hingga kelahiran yang adalah hal normal dalam kehidupan manusia, bahkan festival Kanamara ini juga bertujuan untuk meningkatkan perhatian akan penyakit menular seperti HIV dan lainnya.

5. Ososo matsuri

5

Tidak jauh berbeda dengan Kanamara matsuri, Ososo matsuri adalah sebuah festival unik yang dilakukan oleh kuil shinto Ooagata di Jepang pada musim semi pada hari Minggu kedua di bulan Maret. Yang menarik dari festival shinto kuno ini adalah dimana pada parade tersebut akan dipenuhi oleh para wanita yang membawa simbol miss V (alat kelamin wanita), para wanita yang mengikuti parade ini akan berjalan berarakan melalui jalan – jalan di kota Inuyama, Jepang.

Tidak hanya itu, bahkan jika kamu datang dalam festival tersebut dan mengunjungi kuil shinto Oogata, kamu juga akan menemukan sebuah batu berbentuk vagin4 yang oleh penduduk sekitar diberi nama Hime Ishi (yang artinya batu vagin4 suci). Meskipun terkesan vulgar, namun festifal yang diadakan secara turun temurun ini dimaksudkan mensyukuri atas jumlah panen yang melimpah, segala macam kemakmuran, kesuburan dan kesehatan wanita. Bahkan penduduk setempat meyakini bahwa dengan mengikuti Ososo matsuri, dapat menyembuhkan kemandulan, impotensi, dan menjamin kesuksesan bisnis serta kesuburan di tahun-tahun mendatang.